Belajar dan Strategi Pembelajaran Serta Konstrubisinya Dalam Pembelajaran

 A. Pengertian Belajar Dan Pembelajaran

        Belajar dapat diartikan sebagai aktifitas mental atau (psikhis) yang terjadi karena adanya interaksi aktif antara individu dengan lingkungannya yang menghasilkan perubahan-perubahan yang bersifat relativ tetap dalam aspek-aspek kognitif,,psikomotor dan afektif. Menurut slavin pengertian belajar merupakan perolehan kemampuan yang berasal dari pengalaman. Sedangkan menurut Gagne pengertian Belajar merupakn sebuah

sistem yang didalamnya terdapat berbagai unsur ang saling terkait sehingga menghasilkan perubahan perilaku.

         Pengertian belajar juga dapat didefinisikan sebagai suatu proses yang mana suatu kegiatan berasal atau berubah lewat reaksi dari suatu situasi yang dihadapi, dengan keadaan bahwa karakteristik-karakteristik dari perubahan aktivitas tersebut tidak dapat dijelaskan dengan dasar kecenderungan-kecenderungan reaksi asli,kematangan, atau perubahan.

         Secara umum pengertian pembelajaran adalah upaya yang dilakukan untukbmembantu seseorang atau sekelompok orang sedemikian rupa dengan maksud supaya di samping tercipta proses belajar juga sekaligus supaya proses belajar menjadi lebih efesien dan efektif. Pengertian pembelajaran juga dapat dimaknai sebagai suatu kegiatan yang

dilakukan oleh guru sedemikian rupa, sehingga tingkah laku peserta didik berubah ke arah yang lebih baik.


B. Fungsi Dan Manfaat Dalam Strategi Pembelajaran

       Secara umum strategi mempunyai pengertian sebagai suatu garis besar haluan dalam bertindak untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan. Dihubungkan dengan

belajar mengajar, strategi bisa diartikan sebagai pola umum kegiatan guru murid dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah digariskan.

         Dalam dunia pendidikan strategi diartikan sebagai a plan,method,or series of activities designed to achieves a particular aducational goal. Jadi dengan demikian, strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

           Manfaat dalam strategi pembelajaran bagi siswa ialah:

1. Siswa terbiasa belajar dengan perencanaan yang disesuaikan dengan

kemampuan diri sendiri.

2. Siswa memiliki pengalaman yang berbeda-beda dengan temanna, meski ada

juga pengalaman mereka yang sama.

3. Siswa dapat memacu prestasi belajar berdasarkan kecepatan belajarnya sendiri

secara optimal.

4. Terjadi persaingan ang sehat dalam mencapai hasil belajar ang efektif dan efisien.

5. Siswa dapat mencapai kepuasan jika dapat mencapai hasil belajar sesuai dengan

target ang telah ditetapkan.

6. Siswa dapat mengulang uji kompetensi (remidi) jika terjadi kegagalan dalam

uji kompetensi.

           Sedangkan Manfaat Strategi pembelajaran bagi guru ialah:

• Guru dapat mengelola proses pembelajaran untuk mencapai hasil yang

efektif dan efisien.

• Guru dapat mengontrol kemampuan siswa secara teratur.

• Guru dapat mengetahui bobot soal yang dipelajari siswa pada saat

proses belajar mengajar dimulai.

• Guru dapat memberikan bimbingan kepada siswa, ketika siswa

mengalami kesulitan, misalnya dengan memberikan teknik

pengorganisasian materi yang dipelajari siswa atau teknik belajar yang

lain.

• Guru dapat membuat peta kemampuan siswa sehingga dapat dipakai

sebagai bahan analisis.

• Guru dapat melaksanakan program belajar akseleratif bagi siswa ang

mampu.


C. Kontribusi Media Dalam Pembelajaran

           Media pembelajaran saat ini memang sangat mudah untuk ditemukan dan dibuat. Media pembelajaran juga tidak perlu harus yang kommpleks atau rumit, cukup dengan sesuatu yang sederhana dan mmemanfaatkan apa ang ada disekitar sudah dapat menjadi media pembelajaran. Tentunya dalam hal penggunaan media pembelajran ini harus

disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran.

           Penggunaan media pembelajaran dapat memberikan kontribusi yng cukup

signifikan terhadap proses pembelajaran. Hal ini disebabkan karena media pembelajaran pada dasarnya membantu percepatan penyampaian materi kepada peserta didik. Kontribusi yang diberikan media pembelajaranpun bersifat secara langsung, bahkan efeknya dapat

langsung bisa dilihat.

         Menurut kemp and Dayton dalam Susilana (2009, 9-10) menyabutkan bahwa

Kontribusi Media Pembelajaran anatara lain adalah:

• Penyampaian pesan pembelajarandapat lebih terstandar.

• Pembelajaran dapat lebih menarik.

• Pembelajaran lebih interaktif dengan menerapkan teori belajar.

• Waktu pelaksanaan pembelajaran dapat diperpendek.

• Kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan.

• Proses pembelajaran dapat berlangsung kapanpun dan dimanapun diperlukan.

• Sikap positif siswa terhadap materi pembelajaran serta proses pembelajaran dapat

ditingkatkan.

• Peran guru berubah kearah yang positif.

Terlihat dari kontribusi media pembelajaran yang telah disebutkan diatas

bahwa media pembelajaran sangat membantu guru dalam proses belajar mengajar.

Media pembelajaran bahkan dapat menggantikan peran guru untu sementara

sehingga guru dapat fokus memperhatikan hal lain sehingga kualitas pembelajaran

tentuna dapat meningkat.

Kemudahan dan besarnya kontribusi yang diberikan media pembelajaran

terhadap proses belajar mengajar membuat penggunaan media pembelajaran

sangat diminati oleh guru. Namun dalam penggunaan media pembelajaran

hendaknya tetap diperhatikan berbagai aspek terutamma ketika perencanaan

pemilihan hingga penggunaan media pembelajaran. Jangan sampai media

pembelajaran. Jangan sampai media pembelajaran justru membebani pembelajaran sehingga proses belajar mengajar menjadi tidak efektif.